Diskominfos Bali sebut proyek Turyapada Tower selesai 4 Juli 2024

Diskominfos Bali sebut proyek Turyapada Tower selesai 4 Juli 2024

Saat ini sudah mencapai 97,5 persen, harapannya tanggal 4 Juli sudah bisa 100 persen

Denpasar (redaksipil) – Gede Pramana, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Turyapada Tower Komunikasi Bali Orderly (KBS) 6.0 Kerthi Bali yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, diharapkan akan mencapai penyelesaian penuh pada 4 Juli 2024.

“Saat ini sudah mencapai 97,5 persen, harapannya tanggal 4 Juli sudah bisa 100 persen,” ucap Gede Pramana di Denpasar, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa antena dan beberapa bangunan utama Turyapada Tower telah selesai dibangun, sementara pekerjaan yang masih berlangsung mencakup jembatan kaca dan beberapa ornamen Bali.

Pramana menambahkan bahwa pada 4 Juli 2024 akan dilakukan provisional quit (PHO) atau penyerahan pertama dari PT Hutama Karya ke Pemerintah Provinsi Bali.

“Masa pemeliharaannya adalah satu tahun. Semoga cuaca mendukung agar bisa selesai tepat waktu,” ungkap Pramana.

Turyapada Tower yang terletak di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng ini dirancang dengan puncak tower yang akan digunakan sebagai pemancar siaran TV digital terestrial, telekomunikasi seluler, web dan radio.

Tower dengan ketinggian 146 meter ini memiliki anggaran sebesar Rp311 miliar dan juga dilengkapi dengan berbagai wahana edukasi seperti planetarium, laboratorium pendidikan, sky stroll, restoran putar, jembatan kaca, museum komunikasi, serta fasilitas glamping.

Jika Turyapada Tower telah beroperasi, dapat mengoptimalkan siaran televisi digital dengan jangkauan yang mencakup hingga 80 persen wilayah Kabupaten Buleleng dan Jembrana. Selain itu, tower ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisata baru dan pusat pertumbuhan ekonomi.

Peletakan batu pertama proyek tower telekomunikasi Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada 23 Juli 2022.

Awalnya, proyek Turyapada Tower direncanakan selesai pada 26 Desember 2023, namun terjadi penundaan karena kendala cuaca dan pendanaan dari pemerintah provinsi setempat.

Saat ini sudah mencapai 97,5 persen, harapannya tanggal 4 Juli sudah bisa 100 persen

Denpasar (redaksipil) – Gede Pramana, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Turyapada Tower Komunikasi Bali Orderly (KBS) 6.0 Kerthi Bali yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, diharapkan akan mencapai penyelesaian penuh pada 4 Juli 2024.

“Saat ini sudah mencapai 97,5 persen, harapannya tanggal 4 Juli sudah bisa 100 persen,” ucap Gede Pramana di Denpasar, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa antena dan beberapa bangunan utama Turyapada Tower telah selesai dibangun, sementara pekerjaan yang masih berlangsung mencakup jembatan kaca dan beberapa ornamen Bali.

Pramana menambahkan bahwa pada 4 Juli 2024 akan dilakukan provisional quit (PHO) atau penyerahan pertama dari PT Hutama Karya ke Pemerintah Provinsi Bali.

“Masa pemeliharaannya adalah satu tahun. Semoga cuaca mendukung agar bisa selesai tepat waktu,” ungkap Pramana.

Turyapada Tower yang terletak di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng ini dirancang dengan puncak tower yang akan digunakan sebagai pemancar siaran TV digital terestrial, telekomunikasi seluler, web dan radio.

Tower dengan ketinggian 146 meter ini memiliki anggaran sebesar Rp311 miliar dan juga dilengkapi dengan berbagai wahana edukasi seperti planetarium, laboratorium pendidikan, sky stroll, restoran putar, jembatan kaca, museum komunikasi, serta fasilitas glamping.

Jika Turyapada Tower telah beroperasi, dapat mengoptimalkan siaran televisi digital dengan jangkauan yang mencakup hingga 80 persen wilayah Kabupaten Buleleng dan Jembrana. Selain itu, tower ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisata baru dan pusat pertumbuhan ekonomi.

Peletakan batu pertama proyek tower telekomunikasi Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada 23 Juli 2022.

Awalnya, proyek Turyapada Tower direncanakan selesai pada 26 Desember 2023, namun terjadi penundaan karena kendala cuaca dan pendanaan dari pemerintah provinsi setempat.