Heboh iPhone 15 Mendadak Jadi HP Kuno, Apple Buka Suara

Heboh iPhone 15 Mendadak Jadi HP Kuno, Apple Buka Suara

Jakarta, redaksipil Pada presentasi utama WWDC ​2024,‍ Apple mengumumkan hadirnya ⁣sistem kecerdasan buatan (AI) terbaru⁢ bernama ‘Apple Intelligence’. Teknologi ⁤ini terintegrasi dengan ChatGPT besutan ‌OpenAI dan akan tersedia di​ berbagai perangkat buatan Apple.

Namun,⁤ pengguna⁢ iPhone⁤ 15 versi reguler dan Plus ⁤dipastikan tidak akan merasakan kehebatan Apple Intelligence. Akibatnya, ponsel yang belum genap berusia satu tahun ini langsung dianggap ‘ketinggalan zaman’.

Apple Intelligence akan tersedia di iPhone 15 Pro dan Pro Max, serta model-model yang lebih baru. Selain itu, lini Mac dan⁣ iPad ⁣yang menggunakan chip M1 ‍ke atas juga akan dapat menikmati fitur-fitur Apple Intelligence.

Terbatasnya pembaruan ke Apple Intelligence menimbulkan kontroversi.‌ Beberapa orang menganggap ini sebagai taktik Apple agar ‌pengguna cepat-cepat beralih ⁤ke generasi iPhone berikutnya, walaupun iPhone 14 dan iPhone 15 masih terbilang baru.

Kepala AI/Machine Learning Apple, John Giannandrea, akhirnya memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa model bahasa besar (LLM) membutuhkan sistem komputasi yang mahal⁤ dengan bandwidth yang besar, dikutip dari PhoneArena, Kamis (20/6/2024).

Pilihan Redaksi

Menurut ⁢Giannandrea, meski mungkin dijalankan di⁣ model iPhone yang lebih lama, performa⁣ Apple Intelligence akan ‌sangat lambat dan⁤ tidak dapat berfungsi maksimal.

Lebih lanjut, Chief Marketing Apple, Greg Joswiak, menolak tuduhan bahwa Apple sengaja membatasi Apple Intelligence untuk meningkatkan penjualan generasi iPhone berikutnya.

Karena ada juga lini iPad dan Mac baru yang tidak mendukung Apple Intelligence,‌ ia menambahkan.

Chief Utility Engineer Apple, Craig Federighi, menyatakan perusahaan selalu ⁤berusaha membawa fitur-fitur baru ke perangkat lama. Namun, untuk Apple Intelligence, ⁢spesifikasi yang dibutuhkan sangat spesifik agar ‍dapat berfungsi.

Model iPhone 15 Pro menggunakan chip A17 Pro yang lebih kuat dibandingkan iPhone 15 reguler dan ⁤Plus yang masih menggunakan chip‌ A16. Federighi juga menekankan pentingnya RAM. Menurutnya, perangkat yang mendukung Apple Intelligence minimal harus memiliki RAM 8 GB.

Bagi pengguna yang enggan membeli iPhone 15 Pro, mungkin dapat menunggu seri iPhone⁤ 16 ‌akhir tahun ini. Ini juga menunjukkan bahwa iPhone 16 reguler⁤ dan⁤ Plus akan mendapatkan peningkatan signifikan sehingga bisa mendukung Apple Intelligence.


[Gambas:Video CNBC]




(fab/fab)


###‍ Jakarta, redaksipil

Pada acara utama WWDC 2024, Apple memperkenalkan sistem kecerdasan buatan terbaru yang dinamakan ‘Apple Intelligence’. Sistem ini, yang ​juga terintegrasi dengan ChatGPT buatan OpenAI, akan tersedia di berbagai perangkat Apple.

Namun, pengguna iPhone ‍15 varian reguler dan Plus dipastikan tidak akan bisa menikmati kecanggihan Apple Intelligence ini. Kondisi ini membuat perangkat yang bahkan⁣ belum genap berusia satu tahun tersebut langsung dianggap⁣ ‘kuno’.

Apple Intelligence akan tersedia di iPhone 15 Pro dan Pro Max, serta model yang lebih baru. Selain itu, bagi lini Mac dan iPad​ yang sudah menggunakan chip M1 ke atas, juga dapat memanfaatkan fitur-fitur dari Apple Intelligence.

Keterbatasan akses ke Apple Intelligence menimbulkan kontroversi. Beberapa kalangan menilai bahwa ini adalah taktik Apple untuk membuat ⁤pengguna‍ segera beralih ke generasi iPhone yang lebih baru, padahal iPhone 14 dan iPhone 15 masih terhitung baru.

Kepala AI dan Pembelajaran Mesin Apple, John Giannandrea, akhirnya⁣ memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa model bahasa besar (LLM) memerlukan sistem komputasi yang mahal dan bandwidth besar, ‌dikutip dari PhoneArena pada Kamis (20/6/2024).

Menurut Giannandrea, sebenarnya memungkinkan untuk menjalankan Apple Intelligence pada model iPhone yang lebih lama, namun kinerjanya akan‌ sangat lambat ⁣sehingga tidak dapat berfungsi dengan maksimal.

Lebih lanjut, Chief Marketing Apple,⁣ Greg Joswiak, ⁢membantah tuduhan bahwa Apple sengaja membatasi ​Apple ​Intelligence untuk mendorong penjualan iPhone generasi selanjutnya. Ia menyatakan bahwa beberapa⁢ lini⁤ iPad dan Mac baru juga tidak mendukung Apple Intelligence.

Chief Utility Engineer Apple, Craig Federighi, mengatakan bahwa perusahaan selalu berusaha membawa fitur-fitur ‍baru ke perangkat yang lebih⁢ lama. Namun, khusus untuk Apple Intelligence, ⁤spesifikasi yang diperlukan sangatlah spesifik agar bisa berfungsi dengan baik.

Model ‍iPhone 15 ⁣Pro menggunakan chip A17 Pro yang lebih mumpuni dibandingkan ‌iPhone 15 reguler dan⁤ Plus yang masih menggunakan chip A16.⁢ Federighi juga menambahkan bahwa perangkat yang mendukung Apple Intelligence harus memiliki setidaknya RAM 8 GB.

Untuk pengguna yang tidak ingin membeli iPhone 15 Pro, mungkin bisa menunggu seri iPhone 16 yang rencananya akan‌ dirilis akhir tahun ini. Hal ini mengindikasikan bahwa iPhone 16 reguler dan Plus akan mendapatkan peningkatan signifikan sehingga dapat mendukung Apple Intelligence.